top of page

IBADAT PAGI Selasa, 15 September 2026

6 days ago
5 min read

PERINGATAN SANTA PERAWAN MARIA BERDUKACITA (P)



PEMBUKAAN

P : Ya Tuhan, sudilah membuka hatiku.

U : Supaya mulutku mewartakan pujian-Mu.


MAZMUR 94 (95)

Ant. Marilah kita menyembah Penebus dunia, yang mengikutserta­kan ibu-Nya dalam sengsara.


Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita. Menghadap wajahNya dengan lagu syukur, menghormatiNya dengan pujian.

Ant. Marilah kita menyembah Penebus dunia, yang mengikutserta­kan ibu-Nya dalam sengsara.


Tuhanlah Allah yang agung, merajai segala dewa. Dasar bumi terletak di tanganNya, Puncak gunung pun milikNya. MilikNyalah laut, Dia membuatnya, daratanpun buatan tanganNya.

Ant. Marilah kita menyembah Penebus dunia, yang mengikutserta­kan ibu-Nya dalam sengsara.


Mari bersujud dan menyembah, berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita. Dialah Allah kita, kita umatNya, Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Ant. Marilah kita menyembah Penebus dunia, yang mengikutserta­kan ibu-Nya dalam sengsara.


Hari ini dengarkanlah suaraNya: “Jangan bertegar hati seperti di Meriba, seperti di Masa, di padang gurun; ketika leluhurmu mencobai Aku, walau menyaksikan karyaKu yang agung.

Ant. Marilah kita menyembah Penebus dunia, yang mengikutserta­kan ibu-Nya dalam sengsara.


Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu; maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya, mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu. Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu: Mereka takkan beristirahat bersama Aku.”

Ant. Marilah kita menyembah Penebus dunia, yang mengikutserta­kan ibu-Nya dalam sengsara.


Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Marilah kita menyembah Penebus dunia, yang mengikutserta­kan ibu-Nya dalam sengsara.


MADAH

O Santa Maria engkau penuh duka Memandang Putra sangat menderita Seluruh tubuh-Nya rusak kena dera Yang kejam menghujani-Nya.


Badan sangat lemah penuh luka parah Berlumuran darah dan tercemar ludah Ya sungguh Dialah Yesus Putra Allah yang disiksa tanpa salah.


Meskipun begitu ibu tetap tabah Percaya selalu akan kasih Allah Kami mohon restu jangan sampai rebah

bila hati kami susah.


Terpujilah Bapa yang mahakuasa

Bersama Putra dan Roh Kudus pula

Yang dengan kasih-Nya membimbing Maria lewat duka masuk surga. Amin.


PENDARASAN MAZMUR

Ant. 1

Aku hendak bermazmur bagiMu, ya Tuhan, aku hendak hidup tanpa cela.

 

Mazmur 100 (101)

Aku hendak menyanyikan kasih setia dan hukumMu,*aku hendak bermazmur bagiMu, ya Tuhan.

Aku hendak hidup tanpa cela,*bilakah Engkau datang kepadaKu?

 

Aku hendak hidup dengan suci dalam rumahku,*hal-hal yang jahat takkan kuperhatikan.

Aku membenci perbuatan orang murtad,*aku tidak bergaul dengan mereka.

 

Aku menjauhkan diri dari penipu,*tak mau kenal dengan orang jahat

Orang yang sembunyi-sembunyi mengumpat teman akan kubungkam,*orang sombong dan tinggi hati tidak kusukai.

 

Mataku tertuju kepada rakyatku yang setia,*supaya mereka tinggal bersama aku.

Orang yang hidup dengan tidak bercela,*akan mendukung aku.

Orang yang melakukan tipu daya,*tidak akan diam dalam rumahku.

Orang yang berbicara dusta,*tidak bertahan di bawah pandanganku.

Bagaikan ternak sembelihan akan kubinasakan*semua orang durjana di dalam negeri.

Akan kulenyapkan dari kota Tuhan*semua orang yang melakukan kejahatan.

 

Kemuliaan kepada Bapa*dan Putera dan Roh Kudus

 

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Ant. 1

Aku hendak bermazmur bagiMu, ya Tuhan, aku hendak hidup tanpa cela.

 

Ant.2

Janganlah Kautarik kembali belas-kasihanMu, ya Tuhan.

 

Kidung (Dan 3:26-27,29,34-41)

Terpujilah Engkau, Allah leluhur kami,*terberkatilah namaMu yang mulia selama-lamanya.

Sebab Engkau adil dalam segala karya*yang Kaukerjakan bagi kami.

Sungguh, kami telah berdosa dan berbuat jahat dengan meninggalkan Dikau,*sungguh, kami sangat berdosa.

 

Demi namaMu, janganlah kami Kautolak untuk selamanya,*janganlah Kaubatalkan perjanjianMu.

Janganlah Kautarik kembali belas-kasihanMu demi Abraham, sahabatMu,*demi Ishak, hambaMu, dan demi Israel, orang suciMu,

 

Kepada merekalah telah Kaujanjikan keturunan sebanyak bintang di langit,*sebanyak pasir di pantai laut.

Aduh, Tuhan, kami menjadi lebih kecil daripada segala bangsa,*kami direndahkan di seluruh bumi karena dosa kami.

 

Dewasa ini tak ada lagi pemimpin, nabi ataupun penguasa,*tiada lagi kurban bakar, kurban sembelihan, persembahan ataupun dupa.

Bahkan tempat untuk buah bungaranpun tiada lagi,*sehingga kami tidak dapat memperoleh belaskasihanMu.

Namun, terimalah hati kami yang remuk redam†bagaikan kurban domba dan lembu,*bagaikan ribuan anak domba yang tambun.

Demikianpun terimalah persembahan kami hari ini,*sebab orang yang berharap kepadaMu takkan dikecewakan.

 

Maka kini kami mengikuti Engkau dengan segenap hati,*dan dengan takwa kami mencari wajahMu.

 

Kemuliaan kepada Bapa*dan Putera dan Roh Kudus

 

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Ant.2

Janganlah Kautarik kembali belas-kasihanMu, ya Tuhan.

 

Ant. 3

Ya Allah, aku hendak melagukan nyanyian baru bagiMu.

 

Mazmur 143 (144), 1-10

Terpujilah Tuhan, pelindungku,*yang mengajarkan tanganku bertempur dan lenganku berperang.

Dialah pengasih dan pembelaku,*Dialah benteng dan pembebasku.

Dialah panglimaku, padaNya aku berharap,*Dialah yang menundukkan para bangsa kepadaku.

 

Ya Tuhan, apakah manusia, sehingga Kauperhatikan,*siapakah dia, sehingga Kaupelihara?

Manusia sesungguhnya angin belaka,*hari hidupnya laksana bayang berlalu.

 

Ya Tuhan, bungkukkanlah langitMu dan turunlah,*sentuhlah gunung-gemunung, sehingga berasap.

Lontarkanlah kilatMu dan cerai-beraikanlah musuh,*lepaskanlah panahMu dan kacau-balaukan mereka.

Ulurkanlah tanganMu dari Surga,†tariklah dan lepaskan daku dari banjir*dan dari tangan orang asing.

Mereka membualkan fitnah dan dusta*dan mengangkat tangan untuk bersumpah palsu.

 

Ya Allah, aku hendak melagukan nyanyian baru bagiMu*dan bermazmur bagiMu dengan iringan kecapi.

Sebab Engkaulah yang memberikan kemenangan kepada rajaMu,*Engkaulah yang membebaskan Daud, hambaMu.

 

Kemuliaan kepada Bapa*dan Putera dan Roh Kudus

 

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*dan sepanjang segala abad. Amin.

 

Ant. 3

Ya Allah, aku hendak melagukan nyanyian baru bagiMu.


BACAAN SINGKAT (Yes 61:10)

Aku bersukaria dalam Tuhan, dan jiwa­ku bersorak-sorai dalam Allah. Aku dikenakan dandanan keselamat­an dan di­selubungi dengan pakaian ke­­jujuran, bagaikan mempelai ber­hias­kan ratna mutu manikam.


LAGU SINGKAT

P : Santa Maria, dengan perantaraanmu,* Kami menimba keselamatan.

U : Santa Maria, dengan perantaraanmu,* Kami menimba keselamatan.

P : Dari luka-luka Kristus.

U : Kami menimba keselamatan.

P : Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus

U : Santa Maria, dengan perantaraanmu,* Kami menimba keselamatan.


KIDUNG ZAKHARIA (Luk 1:68-79)

Ant. Kidung Zakharia Bergembiralah, Ibu yang berduka­cita. Setelah menderita begitu banyak, sekarang engkau mulia ber­sama putra-Mu, ya ratu semesta alam.


Terpujilah Tuhan, Allah Israel,* sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,* putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,* dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita* dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita* dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,* akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut* dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.


Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,* sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,* berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan;* Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut* dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.


Kemuliaan kepada Bapa* dan Putra dan Roh kudus.

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu* dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Kidung Zakharia Bergembiralah, Ibu yang berduka­cita. Setelah menderita begitu banyak, sekarang engkau mulia ber­sama putra-Mu, ya ratu semesta alam.


DOA PERMOHONAN

Penyelamat kita telah sudi lahir dari Perawan Maria. Marilah kita me­nyem­bah Kristus dan berkata:


U : Semoga bunda-Mu mendoakan kami, ya Tuhan.


Kristus, matahari sejati, Perawan Maria telah mendahului Engkau seperti fajar mendahului siang,* semoga kami hidup dalam cahaya kedatangan-Mu.


Sabda kekal, Engkau telah memilih Maria menjadi bunda-Mu yang tak bernoda,* bebaskanlah kami dari noda dosa.


Penyelamat kami, pada saat penderitaan dan wafat-Mu, bunda-Mu berdiri di kaki salib,* semoga berkat doanya, kami mengambil bagian dalam penderitaan-Mu dengan gembira hati.


Yesus yang mahamurah, ketika terpaku pada salib, Engkau menyerahkan Maria kepada Yohanes sebagai bundanya,* semoga kami hidup selaku Putra Maria yang sejati.


BAPA KAMI


DOA PENUTUP

Allah, sumber kekuatan, ketika Putra-Mu ditinggikan pada salib, bunda­-Nya berdiri di situ dan ikut me­n­­derita. Semoga kami­pun meng­ambil bagian dalam sengasara Kristus dan ikut di­bangkitkan bersama Dia, yang hidup...


PENUTUP

P : Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa, dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U : Amin.

Comments


Hak Cipta © 2021 Yayasan Martinus de Porres

OFISI DOMINIKAN INDONESIA

bottom of page